Daerah

Isi Hari Libur, H. Zainal Abidin Jogging di Alun-alun Pekkabata

×

Isi Hari Libur, H. Zainal Abidin Jogging di Alun-alun Pekkabata

Sebarkan artikel ini
IMG 20240511 WA0002
H. Zainal Abidin bakal calon Wakil Bupati Polman.

POLMAN, POJOK RAKYAT – Akhir Pekan, Bakal calon Wakil Bupati Polewali H. Zainal Abidin manfaatkan hari libur dengan berolahraga lari pagi di alun-alun kota Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali. Minggu (12/05/2024).

Seperti biasanya, sosok yang sederhana dan bersahaja pada semua orang yang ditemui, Zainal Abidin menyempatkan waktunya untuk berbincang bersama awak media yang ikut lari pagi di akhir pekan di area alun-alun.

Pesan penting yang diutarakan di sela sela perbincangan awak media dan Zainal Abidin yakni Polewali Mandar ini butuh pemimpin yang ikhlas dan cerdas jika ini kesejahteraan dan pemerataan pembangunan bisa terwujud.

Aktfitas ini rutin dilakukan, Zainal Abidin setiap akhir pekan demi tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, karena menurutnya di balik tibu yang sehat tersimpan raga yang kuat dan itu penting bagi setiap Insan Manusia.

Lanjut, tak terasa waktu menunjukkan pukul 07.00 pagi awak media bersama Zainal Abidin kemudian melanjutkan obrolan akan niatnya maju di pilkada Polman 2024-2029.

“Menurutnya , melihat kondisi Kabupaten Polman yang saat ini masih punya sejumlah persoalan,ya jika ingin kondisi berubah polman ini butuh pemimpin yang tulus serta cerdas.

Masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang menunggu pemimpin kedepannya, sehingga jika tidak bekerja dengan tulus dan punya banyak kepentingan tentunya Daerah kita ini akan jalan ditempat, sebaliknya jika bekerja dengan tulus namun tak cerdas justru akan membuat kebijakan dan program yang tidak tepat sasaran,kata Zainal Abidin pada tim iNewsPolman.id.

Perlu diingat Zainal Abidin merupakan Bakal Calon Wakil Bupati yang cukup menonjol saat ini dan serius untuk maju dalam pilkada Polewali Mandar termasuk survey tertinggi.(bdt)

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

IMG 20260729 WA0003
Daerah

Pemuda Desa Paku, Abd. Rahman S, melontarkan kritik keras terhadap operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Paku yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurutnya, berbagai persoalan yang mulai bermunculan di lapangan menjadi alarm bahwa pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus bertanggung jawab memastikan seluruh sistem benar-benar bekerja.