Daerah

Familiar Dikalangan Masyarakat, H. Zainal Abidin Dikenal Sebagai Teladan Yang Suka Membantu Masyarakat

×

Familiar Dikalangan Masyarakat, H. Zainal Abidin Dikenal Sebagai Teladan Yang Suka Membantu Masyarakat

Sebarkan artikel ini
IMG 20240512 WA0025
Bakal calon Wakil Bupati Polman H. Zainal Abidin berfoto dengan masyarakat.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Aktif bersosialisasi ke masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung seperti memanfaatkan sarana media sosial untuk bersosialisasi, Dimata Masyarakat H. Zainal Abidin dikenal sebagai teladan yang merakyat dan suka membantu. Minggu 12/05/2024.

Bakal calon wakil Bupati Polman Periode 2024 – 2029 ini terus aktif bersosialisasi kepada masyarakat baik secara langsung bertemu masyarakat, lewat alat peraga baliho, dan penggunaan sosial media terus dilakukan oleh H. Zainal Abidin sebagai komitmen untuk maju sebagai bakal calon wakil Bupati Polman yang berkeinginan membawa perubahan di Polman sesuai taglinenya “arah baru Polman”.

Tokoh politik dan tokoh agama H. Zainal Abidin Bakal Calon Wakil Bupati Polman terlihat mendeklarasikan kampanye di akun sosial medianya @zainalabidinforsulbar

Unggahan Reels instagram berdurasi 59 detik (10/05) Bakal Calon Wakil Bupati H. Zainal Abidin @zainalabidinforsulbar mention Arah baru serta caption Pendapat masyarakat tentang H. Zainal Abidin.

Memperlihatkan salah satu pendapat masyarakat pedagang sayur yg mendukung H. Zainal abidin maju di pilkada 2024 -2029 dikarenakan sifatnya yg mulia serta jiwa solidaritasnya yg tinggi.

“Iye biasa saya lihat di youtube dan facebook, ahklaknya baik dan sering ceramah di mesjid, beliau sering membantu kesulitan hidup masyarakat dan kita butuh pemimpin seperti ini serta harapan kita arah baru untuk polman lebih baik”. Ungkap pedagang sayur di reels. (bdt)

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

IMG 20260729 WA0003
Daerah

Pemuda Desa Paku, Abd. Rahman S, melontarkan kritik keras terhadap operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Paku yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurutnya, berbagai persoalan yang mulai bermunculan di lapangan menjadi alarm bahwa pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus bertanggung jawab memastikan seluruh sistem benar-benar bekerja.