Hukum

Proyek Revitalisasi Sekolah Disoal, Penunjukan P2SP SMPN 1 Polewali Diduga Tak Libatkan Komite

×

Proyek Revitalisasi Sekolah Disoal, Penunjukan P2SP SMPN 1 Polewali Diduga Tak Libatkan Komite

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260615 212044 Gallery
Pekerja proyek revitalisasi bangunan sekolah di SMPN 1 Polewali tidak mengenakan kelengkapan keselamatan kerja.

POLMAN, POJOKRAKYAT– Proyek revitalisasi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Polewali disoal, Komite Sekolah dan masyarakat mempertanyakan proses pembentukan panitia pembangunan sekolah (P2SP) yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan revitalisasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Penunjukan P2SP yang saat ini melaksanakan proyek revitalisasi tidak diketahui oleh Komite Sekolah, Dewan guru, toko masyarakat, yang seharusnya dilibatkan dalam penunjukan P2SP. Masyarakat meminta agar nama-nama panitia P2SP dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Mereka berharap pihak sekolah maupun instansi terkait dapat memberikan informasi yang jelas mengenai dasar dan mekanisme pembentukan panitia tersebut.

“Kami hanya ingin adanya transparansi Masyarakat berhak mengetahui bagaimana proses penunjukan P2SP dilakukan dan siapa saja yang terlibat,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Selain mempertanyakan proses penunjukan, masyarakat juga meminta agar seluruh tahapan pelaksanaan revitalisasi SMPN 1 Polewali, dilakukan secara terbuka, termasuk penggunaan anggaran dan progres pekerjaan di lapangan.

Penunjukan panitis P2SP SMPN 1 Polewali diduga tidak melibatkan Komite Sekolah yang seharusnya dilibatkan dalam penunjukan panitia.

Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Polewali, H. Andi Mappauda atau Andi Uda yang dikonfirmasi melalui via telpon whatsapp, ia mengaku tidak mengetahui proses pembentukan panitia pembangunan sekolah (P2SP) yang melaksanakan kegiatan revitalisasi, Ia mengaku hanya mengetahui adanya anggaran yang masuk di sekolah sementara penunjukan P2SP ia tidak diberitahu.

Saya sebagai Komite hanya tahu ada anggaran yang masuk ke sekolah kalau pembentukan panitia tidak diberi tahu.” ungkapnya.

Secara tegas masyarakat lantora meminta SMPN 1 polewali untuk menunjukan berita acara penunjukan pembentukan P2SP proyek revitalisasi yang sedang berjalan,” Ujar warga.

Warga berharap pihak sekolah dapat
memberikan klarifikasi guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

“Menurut aturan mengenai mekanisme penunjukan panitia pembangunan sekolah (P2SP) dalam proyek revitalisasi SMP Negri 1 polewali, harus mengetahui ketua komite sekolah, Dewan guru, toko masyarakat, dan orang tua siswa,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.(agl/red)

IMG 20260803 WA0001
Hukum

Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (2/8/2026). Aparat gabungan dari Polres Polewali Mandar dan Polsek Binuang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kematian korban.

IMG 20260712 WA00071
Berita

Sebuah sepeda motor milik pengunjung dilaporkan hilang akibat aksi pencurian di lingkungan RSUD Hajjah Andi Depu, Polewali Mandar, pada siang hari. Pihak rumah sakit memastikan telah berkoordinasi dengan kepolisian dan menegaskan tidak akan lepas tangan dalam mengawal penanganan kasus tersebut.

Screenshot 20260706 140115 Gallery
Hukum

UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Mapilli mengamankan satu unit alat berat yang diduga digunakan untuk membuka akses jalan di dalam kawasan hutan di Desa Sabura, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Senin 06 Juli 2026.