Daerah

Proyek Hanggar Swakelola Tipe II, DLHK : Masyarakat Hanya Dilibatkan Saat Pengerjaan Fisik

Pojoknews
×

Proyek Hanggar Swakelola Tipe II, DLHK : Masyarakat Hanya Dilibatkan Saat Pengerjaan Fisik

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2025 0711 210954
Kepala Dinas LHK saat memberikan arahan kepada tenaga pembersih.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polewali Mandar tegaskan pelaksanaan proyek pembangunan Hanggar di lokasi Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) tipe II hanya melibatkan masyarakat dalam proses pengerjaan fisik bangunan proyek. Jum’at 11 Juli 2025.

Kepala Dinas LHK menjelaskan bahwa melalui model tipe II ini masyarakat setempat hanya akan dilibatkan dalam pelaksanaan fisik pembangunan saja misalnya mengangkat pasir, pasang batu, buat pondasi, pengecoran dan pekerjaan lain sesuai keahlian masyarakat setempat.

“Oleh PUPR selaku pelaksana swakelola sudah merekrut warga untuk kerja melalui perwakilan tetapi saat material akan masuk tiba-tiba ada penolakan dan pemortalan,” jelas Kepala Dinas LHK Polman Jumadil.

Untuk keamanan akhirnya material diangkat kembali keluar. Oleh karena itu, tdk ada pemasangan batu, cor, pondasi yang bisa di padat karyakan karena di tolak lagi saat akan dilakukan pembangunan.

Ia Menambahkan, Perlu dijelaskan swakelo type 2 adalah jenis swakelola dalam pengadaan barang/jasa pemerintah di mana perencanaan dan pengawasan dilakukan oleh OPD penanggung jawab anggaran, namun pelaksanaannya dilakukan oleh OPD lain yang memiliki keahlian khusus. khusus pembangunan hanggar ini pelaksana swakelola adalah DPUPR.

Dalam perencanaan sudah didesain beberapa pekerjaan akan di padat karyakan kepada masyarakat setempat. Kemudin Karena pekerjaan Force majeur sebelum pembangunan fisik akhirnya padat karya pelibatan masyarakat juga tidak jadi dilaksanakan.(bdt)

Screenshot 20260611 180826 Chrome
Daerah

Rencana aktivitas pertambangan komoditas galena di Kabupaten Polewali Mandar menuai sorotan. Aktivis lingkungan hidup Muhammad Yusri memperingatkan bahwa eksploitasi tambang di kawasan hulu berpotensi memicu bencana ekologis serta mengancam sektor pertanian dan pariwisata yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat. Kamis 11 Juni 2026.

Screenshot 20260508 211930 Gallery
Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, mengakui dirinya saat ini merangkap sejumlah jabatan strategis, Pernyataan itu disampaikan Jumat, 8 Mei 2026, menyusul sorotan dari LSM Amperak terkait dugaan pelanggaran aturan dalam rangkap jabatan tersebut.