BeritaPendidikan

Jelang Aksi Unjukrasa, Siswa SD dan SMP di Kecamatan Polewali Dipulangkan

×

Jelang Aksi Unjukrasa, Siswa SD dan SMP di Kecamatan Polewali Dipulangkan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250901 104406 Gallery
Sejumlah orang tua siswa tampak menjemput anak mereka digerbang sekolah.

POLMAN, POJOKRAKYAT.ID — Jelang Aksi unjukrasa, Sejumlah sekolah di Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali (Polman) Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pulangkan siswanya.

Sejumlah sekolah di Kecamatan Polewali khususnya di SMPN 3 Polewali, SDN 060 Pekkabatan dan sekitarnya memulangkan siswanya. Dari pantauan, sejumlah orang tua siswa sudah ramai menjemput anaknya di gerbang sekolah.

Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Dikbud Polman Nurman menyampaikan, semua siswa SD dan SMP di Kecamatan Polewali dipulangkan dan diminta untuk belajar dari rumah.

“Untuk sekolah di Kecamatan Polewali kita minta agar dipulangkan dan dua hari ini akan mengikuti proses belajar dari rumah untuk mengangisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kepala Bidang Dikjar Nurman saat di konfirmasi Senin 01 September.

Lanjutnya, kita takutkan anak-anak terganggu aksi demo sehingga pak Kadis menginstruksikan agar belajar dari rumah dua hari.

Terpisah, salah satu orang tua siswa yang menjemput anaknya mengungkapkan seharusnya penyampaian ini disampaikan sejak pekan lalu sehingga kami orang tua tidak buru-buru jemput anak.

“Harusnya disampaikan memang sebelumnya bukan mendadak seperti ini, tiba-tiba ditelpon pihak sekolah anak-anak dipulangkan.” tandas salah satu orang tua siswa.(bdt)

IMG 20260725 WA0007
Pendidikan

Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.

IMG 20260724 WA0003
Pendidikan

Sebanyak tujuh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipercaya menduduki jabatan definitif sebagai kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selain itu, puluhan guru PPPK lainnya juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah.