Daerah

Perpusnas RI Identifikas Naskah Kuno di Desa Lambanan

×

Perpusnas RI Identifikas Naskah Kuno di Desa Lambanan

Sebarkan artikel ini
IMG 20251029 WA0012
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Polman bersama Tim Perpusnas meneliti naskah Kuno di Lambanan.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Polewali Mandar bersama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI melakukan kegiatan identifikasi dan pendataan naskah kuno di Desa Lambanan, Kecamatan Balanipa, Sulawesi Barat, pada Selasa–Rabu, 21–22 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Mandar melalui pendataan naskah kuno yang dimiliki masyarakat setempat.

“Naskah kuno merupakan bagian dari ingatan kolektif bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan naskah-naskah bersejarah di Polewali Mandar dapat terdata dan diakui secara resmi oleh Perpusnas,” kata Kepala DPK Polman, A. Mahadiana Djabbar, Rabu (22/10).

Libatkan Unsulbar dan Dewan Pakar Nasional

Kegiatan identifikasi ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Tim Identifikasi Naskah Kuno dari Perpusnas RI, tim dari Perpustakaan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), serta Dewan Pakar Ingatan Kolektif Nasional (IKON) Dr. Mukhlis PaEni, M.A., yang juga mantan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) periode 2013–2019.

Selain itu, hadir pula sejumlah pejabat DPK Polman, seperti Kabid Pengembangan dan Pembudayaan Gemar Membaca Sukmawaty, Kabid Pelayanan, Pelestarian, dan Pengolahan Bahan Pustaka Yusnita Yuliasari, serta penggiat budaya Mandar Muhammad Adil.

Berawal dari Boyang Kayyang, Berlanjut ke Desa Lambanan

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pertemuan di Rumah Adat Mandar “Boyang Kayyang” di Desa Battu Ciping, Kecamatan Tinambung. Dalam kesempatan itu, tim Perpusnas diperkenalkan dengan rumah adat Mandar serta membahas teknis pelaksanaan identifikasi dan pendaftaran naskah kuno.

Kegiatan utama kemudian berlangsung di Desa Lambanan, Kecamatan Balanipa. Pada hari pertama, tim fokus melakukan identifikasi dan sosialisasi di kediaman Kepala Desa Lambanan. Sebanyak lima warga membawa naskah kuno yang diperkirakan berusia lebih dari 50 tahun, dan dari hasil pemeriksaan, tim berhasil mengidentifikasi sebelas naskah kuno.

Hari kedua, tim kembali bergerak ke sejumlah rumah warga. Hasilnya, ditemukan sepuluh naskah kuno tambahan yang berhasil didata dan diidentifikasi langsung oleh tim gabungan DPK Polman dan Perpusnas RI.

Langkah Penting Melestarikan Warisan Mandar

Dewan Pakar IKON, Dr. Mukhlis PaEni, M.A., menyebut kegiatan ini penting sebagai langkah awal pelestarian warisan budaya Mandar yang tak ternilai.

“Kami mendapat informasi adanya naskah kuno di Balanipa. Melalui identifikasi ini, kami bisa mengetahui usia, isi, dan nilai historis naskah tersebut. Setelah proses ini, naskah-naskah akan didaftarkan ke Perpusnas agar diakui secara resmi,” jelasnya.

DPK Polman berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar naskah kuno yang tersebar di masyarakat dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi sumber pengetahuan bagi generasi mendatang.(bdt)

IMG 20260204 WA0005
Daerah

Material untuk pengerjaan sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman mulai didorong dan dilansir ke lokasi sasaran fisik, Rabu (4/2/2026). Pelansiran material tersebut menjadi bagian dari tahapan pra-TMMD sebelum pengerjaan fisik dilaksanakan secara penuh.

IMG 20260202 WA0009
Daerah

Pelaksanaan pra-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman resmi dimulai. Warga Desa Lenggo tampak antusias bergotong royong membersihkan jalan menuju lokasi sasaran TMMD di jalan Poros lenggo-bulo, Dusun Beddo, Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (1/2/2026).

IMG 20260118 WA0011
Daerah

Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, melalui Pemerintah Kecamatan Luyo bersama pihak Kampus Batupanga, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi terkait kondisi air yang digunakan untuk kebutuhan bayi Anisa.