AdvertorialDaerah

Penyaluran Bibit Kakao Disbun Sulbar 2025 Sukses Terlaksana

×

Penyaluran Bibit Kakao Disbun Sulbar 2025 Sukses Terlaksana

Sebarkan artikel ini
IMG 20260317 WA0003
Penyaluran bibit kakao Rp. 28, 1 miliar kepada kelompok penerima.

SULBAR,POJOKRAKYAT — Program pengadaan bibit kakao yang diprogramkan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Sulawesi Barat dengan anggaran Rp. 28,1 Miliar berjalan sukses dan tepat sasaran oleh CV Ayisando Utama selaku rekanan. Selasa 17 Maret 2025.

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para petani kakao di wilayah Sulawesi Barat ini diklaim berjalan dengan sukses dan tepat sasaran. Penyaluran bibit kakao ini dilaksanakan ditahun 2025 lalu.

Pengadaan bibit kakao tersebut bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Sulbar Tahun Anggaran 2025 dan dilaksanakan oleh rekanan pemenang tender, yakni CV Aysando Utama.

Direktur CV Aysando Utama, Sukmawati, mengungkapkan bahwa proses penyaluran bibit kakao kepada kelompok tani penerima manfaat telah terlaksana dengan baik di berbagai kabupaten di Sulbar. Ia menjelaskan, pihaknya juga menyalurkan tambahan bibit refraksi sebesar 2 persen dari total volume kontrak.“Bibit refraksi atau bibit cadangan ini disiapkan untuk menggantikan bibit yang rusak selama masa garansi,” ujarnya.

Menurut Sukmawati, seluruh bibit kakao yang diterima petani dalam kondisi baik serta telah memenuhi spesifikasi teknis yang dipersyaratkan. ” Bila terdapat bibit yang layu atau mati, maka akan segera digantikan menggunakan bibit cadangan yang telah disediakan oleh penyedia.” tuturnya.

IMG 20260317 WA0002
Penyaluran bantuan bibit di Desa Pasiang.

Program ini pun mendapat apresiasi dari sejumlah kelompok tani penerima manfaat. Mereka menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, atas bantuan bibit kakao yang dinilai sangat membantu peningkatan produksi dan pengembangan kebun kakao masyarakat.

Para petani berharap program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang guna memperkuat sektor perkebunan kakao yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.(rls)

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

IMG 20260729 WA0003
Daerah

Pemuda Desa Paku, Abd. Rahman S, melontarkan kritik keras terhadap operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Paku yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurutnya, berbagai persoalan yang mulai bermunculan di lapangan menjadi alarm bahwa pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus bertanggung jawab memastikan seluruh sistem benar-benar bekerja.