Daerah

Rehab Jembatan Gantung di Lenggo Hampir Rampung, Akses Warga Segera Pulih Total

Pojoknews
×

Rehab Jembatan Gantung di Lenggo Hampir Rampung, Akses Warga Segera Pulih Total

Sebarkan artikel ini
IMG 20251209 WA0004

POLMAN, POJOKRAKYAT — Program karya bakti rehab jembatan gantung sepanjang 60 meter di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, kini memasuki tahap akhir. Jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat itu direhab oleh prajurit Kodim 1402/Polman bersama warga setempat atas petunjuk dan arahan dari Brigjen TNI Hartono, S.I.P. (Danrem 142/Tatag) yang nantinya menjadi bagian dari pengembangan kawasan transmigrasi di Prov Sulawesi Barat.

Sejak jembatan ini rusak beberapa waktu lalu, warga sangat khawatir saat melaksanakan aktivitas penyeberangan. Kondisi tersebut kerap menyulitkan masyarakat dan mengkhawatirkan saat anak sekolah akan menyeberanginya.

Dandim 1402/Polman, Letkol Inf Anta Sihotang, S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa rehabilitasi jembatan kini hampir tuntas seluruhnya, sekarang sudah tahap finishing.

“Hingga hari ini, progres pengerjaan sudah mencapai 97 persen. Tinggal menyelesaikan perapian pada bagian plesteran tiang jembatan. Setelah itu, jembatan ini sudah bisa berfungsi optimal kembali,” ujarnya.

Dandim menegaskan, perbaikan jembatan gantung tersebut merupakan bentuk perhatian dari Danrem 142/Tatag saat melihat salah satu kondisi infrastruktur di Kab. Polman yang memprihatinkan bagi warga Lenggo serta masyarakat dari Kecamatan Bulo yang kerap melintas untuk aktivitas ekonomi maupun kegiatan harian lainnya.

“Jembatan ini sangat vital. Kehadirannya kembali akan memperlancar akses perekonomian, memudahkan anak-anak sekolah, dan tentu menjadi harapan besar bagi masyarakat yang selama sering terhambat saat melintasinya,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi gotong royong serta kerjasama antara masyarakat dan TNI yang terlibat langsung dalam proses rehabilitasi mencerminkan soliditas yg kuat, sehingga pekerjaan dapat berjalan secara efektif dan efisien. (Zik)

Screenshot 20260611 180826 Chrome
Daerah

Rencana aktivitas pertambangan komoditas galena di Kabupaten Polewali Mandar menuai sorotan. Aktivis lingkungan hidup Muhammad Yusri memperingatkan bahwa eksploitasi tambang di kawasan hulu berpotensi memicu bencana ekologis serta mengancam sektor pertanian dan pariwisata yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat. Kamis 11 Juni 2026.

Screenshot 20260508 211930 Gallery
Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, mengakui dirinya saat ini merangkap sejumlah jabatan strategis, Pernyataan itu disampaikan Jumat, 8 Mei 2026, menyusul sorotan dari LSM Amperak terkait dugaan pelanggaran aturan dalam rangkap jabatan tersebut.