Daerah

Gotong Royong TNI–Warga Warnai Hari Ketujuh Pra-TMMD ke-127

×

Gotong Royong TNI–Warga Warnai Hari Ketujuh Pra-TMMD ke-127

Sebarkan artikel ini
IMG 20260207 WA0005

POLMAN,POJOKRAKYAT – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan pra-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, sejumlah sasaran fisik mulai dikerjakan oleh personel TNI dari Kodim 1402/Polman bersama masyarakat Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (7/2/2026).

Pasi Ops Kodim 1402/Polman Kapten Inf Ahmad Yani mengatakan, pengerjaan sasaran fisik dilakukan secara bertahap selama masa pra-TMMD sebagai bagian dari persiapan sebelum pembukaan TMMD secara resmi.

“Memasuki hari ketujuh pra-TMMD, sejumlah sasaran fisik sudah mulai kita garap. Salah satunya adalah pembangunan talud yang saat ini sudah mulai berjalan,” kata Ahmad Yani saat ditemui di lokasi TMMD.

Ia menjelaskan, pembangunan talud sepanjang kurang lebih 50 meter merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman. Talud tersebut dibangun untuk memperkuat badan jalan sekaligus mencegah longsor pada titik-titik rawan di jalur akses menuju Desa Lenggo.

Selain pembangunan talud, Ahmad Yani menambahkan bahwa kegiatan pendukung juga terus dilakukan sebagai bagian dari kesiapan lapangan. Di antaranya pembersihan kanan dan kiri jalan sepanjang kurang lebih 4,5 kilometer.

“Pembersihan kanan kiri jalan sepanjang 4,5 kilometer sudah dilaksanakan. Kegiatan ini memang tidak termasuk sasaran fisik TMMD, tetapi sangat penting untuk menunjang kelancaran akses dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia berharap, dengan dimulainya pengerjaan sasaran fisik sejak pra-TMMD, pelaksanaan TMMD ke-127 nantinya dapat berjalan lebih efektif dan target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana.

Pra-TMMD ke-127 menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.(Zik)

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

IMG 20260729 WA0003
Daerah

Pemuda Desa Paku, Abd. Rahman S, melontarkan kritik keras terhadap operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Paku yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurutnya, berbagai persoalan yang mulai bermunculan di lapangan menjadi alarm bahwa pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus bertanggung jawab memastikan seluruh sistem benar-benar bekerja.