POLMAN, POJOK RAKYAT — Idulfitri bukan cuma soal merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Lebih dari itu, momen ini jadi waktu yang pas untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Rabu 25 Maret.
Hal ini disampaikan oleh Kajari Polman yang mengingatkan bahwa Idulfitri seharusnya dimaknai lebih dalam. Menurutnya, hari raya ini adalah kesempatan emas untuk memperbaiki hubungan dengan sesama, mempererat silaturahmi, dan kembali membuka hati untuk saling peduli.
“Idulfitri mengajarkan kita untuk kembali ke fitrah, jadi pribadi yang lebih baik, dan lebih peka terhadap orang lain,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat Polewali agar nilai-nilai baik selama Ramadan tidak berhenti begitu saja. Justru, kebiasaan seperti jujur, sabar, dan semangat menjalani hidup harus terus dibawa ke hari-hari setelah Lebaran.
Intinya, Ramadan bukan akhir, tapi awal untuk jadi versi diri yang lebih baik—baik secara spiritual maupun dalam kehidupan sosial.(afd)














