POLMAN, POJOKRAKYAT.ID – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Polewali menuai sorotan setelah salah satu calon siswa mengaku tidak mendapatkan kejelasan terkait status kelulusannya. Pihak sekolah pun mengakui adanya kendala pada sistem yang digunakan dalam proses penerimaan siswa tahun ini.
Salah seorang orang tua calon siswa mengungkapkan kekecewaannya karena hingga proses pengumuman selesai, akun milik anaknya yang mendaftar melalui jalur domisili tidak menunjukkan status diterima maupun tidak diterima.
“Di akun tidak ada keterangan apa pun. Berbeda dengan calon siswa lain yang sudah mendapatkan informasi lulus atau tidak lulus,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, keponakannya mendaftar melalui jalur domisili setelah masa pendaftaran jalur afirmasi ditutup. Namun, berdasarkan penjelasan pihak sekolah, sistem justru membaca pendaftaran tersebut sebagai jalur afirmasi.
“Padahal saat mendaftar, jalur afirmasi sudah ditutup. Tetapi sistem tetap menganggap masuk melalui jalur afirmasi menurut penjelasan pihak sekolah,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 1 Polewali, Abd Rahman, mengatakan bahwa sistem PPDB tahun ini sepenuhnya dikelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat. Ia mengaku turut kebingungan dengan persoalan yang dialami calon siswa tersebut dan berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak dinas.
“Calon siswa mendaftar melalui jalur domisili, tetapi di sistem terbaca sebagai jalur afirmasi. Mungkin ada kelemahan pada sistem karena ini merupakan sistem baru yang berbeda dari tahun sebelumnya,” jelas Abd Rahman.
Ia mengakui pihak sekolah kesulitan memberikan penjelasan terkait kendala teknis yang terjadi.
“Ini menjadi persoalan yang kami sendiri belum memiliki jawaban pastinya. Karena itu, kami perlu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat, Syaripuddin, menyatakan bahwa berdasarkan data yang dimiliki dinas, calon siswa tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat. Ia juga membantah adanya masalah pada sistem informasi PPDB.
“Di data kami, sekolah telah melakukan verifikasi dan hasilnya tidak memenuhi syarat,” kata Syaripuddin singkat.
Namun demikian, hasil pengecekan pada dashboard akun calon siswa pada Rabu (24/6/2026) pukul 14.00 WITA menunjukkan bahwa status pendaftaran masih tertulis “dalam proses verifikasi” tanpa keterangan lulus maupun tidak lulus.(bdt)













