POLMAN, POJOKRAKYAT.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar sunatan massal gratis bagi 81 anak dari keluarga kurang mampu, Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung di Kantor Baznas Polman. Pelaksanaannya bekerja sama dengan Khitan Lem Nusantara dan WIZ B.
Sunatan massal itu dibuka Bupati Polman H. Samsul Mahmud, didampingi Sekda Polman Nursaid Mustafa. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Sosial Faizal Kato, Kabag Kesra Adi Mulya, Kepala Dinas Perpustakaan Aswas Jasin, Asisten I Andi Mahadiana Jabbar, Direktur RSUD Hj. Andi Depu dr. Irwandi Muis serta Ketua Baznas Polman H. Nurrahman bersama jajaran.
Bupati Polman H. Samsul Mahmud mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sunatan massal tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan sosial, tetapi juga berkaitan dengan upaya menjaga kesehatan anak.
“Kegiatan sunatan massal ini merupakan komitmen kita sebagai pemerintah dalam menjaga kesehatan anak-anak. Sunatan juga merupakan syariat dalam agama kita,” ujar Samsul Mahmud.
Ia berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut dapat tumbuh sehat dan kuat sehingga kelak menjadi kebanggaan keluarga maupun daerah.
H. Samsul juga menyatakan kegiatan sunatan massal akan didorong menjadi agenda rutin. Jumlah peserta sebanyak 81 anak dipilih menyesuaikan usia kemerdekaan Indonesia yang genap 81 tahun.
Sementara itu, Ketua Baznas Polman H. Nurrahman mengatakan peserta berasal dari sembilan kelurahan dengan prioritas anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Baznas sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus membantu meringankan beban keluarga.
“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun sebagai wujud kepedulian kita terhadap anak-anak yang membutuhkan. Ini juga sejalan dengan visi dan misi Bapak Bupati dan Wakil Bupati dalam menjaga kesehatan anak-anak dan meringankan beban keluarganya,” kata Nurrahman.
Selain layanan sunat gratis, Baznas Polman juga memberikan bantuan berupa sarung, celana dalam khusus dan sejumlah kebutuhan lainnya kepada anak-anak yang telah menjalani khitan.
Amir Khitan Lem Nusantara, Rudi Hartono, mengatakan seluruh biaya kegiatan ditanggung Baznas Polman. Ia menyebut biaya khitan dengan metode serupa di jalur umum dapat mencapai sekitar Rp1,5 juta.
“Untuk akomodasi semuanya kami gratiskan. Metode yang digunakan adalah khitan lem, tanpa jahit dan tanpa perban. Prosesnya sekitar 10 sampai 30 menit, tergantung kondisi anak,” jelas Rudi.
Salah seorang orang tua peserta, Andi, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, biaya khitan dengan metode terbaru cukup mahal bagi keluarga berpenghasilan terbatas.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena biaya sunatan saat ini sudah mahal, apalagi dengan metode terbaru,” ujarnya.(*)














