Berita

Sambut Harlah ke-81, Kejari Polman Sebar Stiker Anti-Korupsi di Depan Kantor Bupati Polman

×

Sambut Harlah ke-81, Kejari Polman Sebar Stiker Anti-Korupsi di Depan Kantor Bupati Polman

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260828 095740 Chrome

POLMAN, POJOKRAKYAT — Menyambut Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan ke-81, Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar (Polman) menggelar kampanye anti-korupsi dengan membagikan dan menempelkan stiker bertuliskan penolakan terhadap suap, gratifikasi, pungutan liar dan praktik korupsi, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Polewali Mandar itu dirangkaikan dengan jalan santai yang diikuti seluruh pegawai Kejari Polman.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Kejari Polman menyasar kendaraan yang melintas di kawasan Kantor Bupati Polman hingga Jalan Trans-Sulawesi. Stiker bertuliskan “Stop Korupsi”, “Tolak Suap, Gratifikasi, dan Pungli” serta “Tegakkan Keadilan, Bangun Negeri” dibagikan kepada ASN, pejabat daerah hingga masyarakat umum.

Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Nurcholis, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut Harlah Kejaksaan yang diperingati setiap 2 September.

“Hari ini ada dua kegiatan dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan ke-81. Pertama jalan santai yang dimulai pukul 07.30 WITA menuju Alun-Alun Pekkabata Polman, lalu dirangkaikan dengan pembagian stiker kampanye anti-korupsi di depan Kantor Bupati,” ujar Nurcholis.

Menurutnya, kampanye tersebut bertujuan mengingatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN dan pejabat daerah, agar menjaga integritas serta menolak segala bentuk praktik korupsi.

Peringatan Harlah Kejaksaan ke-81 tahun ini mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum yang Berintegritas, Adil, dan Humanis.”

Sejalan dengan tema tersebut, Nurcholis menyebut Kejari Polman terus meningkatkan penanganan perkara tindak pidana korupsi di wilayah hukumnya. Tahun ini, jumlah perkara yang ditangani meningkat dari dua kasus menjadi tiga kasus.

“Penanganan perkara korupsi ada peningkatan dari dua kasus menjadi tiga kasus, yakni dengan masuknya penyidikan baru terkait pengadaan komponen kelistrikan,” jelasnya.

Saat ini, perkara dugaan korupsi pengadaan komponen kelistrikan telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Sementara perkara Feasibility Study (FS) Bandara masih dalam proses pemeriksaan saksi ahli.

Adapun dugaan korupsi KONI Polman disebut masih dalam tahap penyelesaian pemberkasan perkara. Sementara untuk perkara Bank Sulselbar, Kejari Polman tengah mempersiapkan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung.

Melalui rangkaian peringatan Harlah ke-81 tersebut, Kejari Polman menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penegakan hukum yang berintegritas sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.(*)

Screenshot 20260818 075928 Gallery
Berita

Penyaluran gas elpiji bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, kembali menjadi sorotan. Sebuah pangkalan yang berlokasi di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, diduga menyalurkan gas tabung hijau tersebut tidak tepat sasaran dengan menjualnya secara dominan kepada pengecer.Senin 17 Agustus 2026.