Daerah

Program Penanganan Sampah dan Bencana Tidak Terdampak Efesiensi Anggaran

×

Program Penanganan Sampah dan Bencana Tidak Terdampak Efesiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250519 073230 Gmail
Plt Sekda Polman Hamdani Hamdi saat memberikan penjelasan terkait persoalan UP di Bagian Umum Setda Polman. Jum'at 28 Februari 2025.

POLMAN, POJOKRAKYAT.ID — Efisiensi anggaran, Pelaksana Tugas Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Polewali Mandar Hamdani Hamdi ungkap penanganan sampah dan bencana tidak terdampak efesiensi anggaran. Senin 03 Maret 2025.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Sekda Polman Hamdani Hamdi saat menejaskan terkait efesiensi anggaran dan rencana recofusing anggaran. Dani mengatakan, tahapan yang sedang berjalan adalah sinergi antara TAPD dengan OPD.

“Badan Keuangan tadi sudah menyampaikan Inpres maupun KMK 29 Mendagri tentang poin-poin bidang yang akan dilakukan efesiensi yang sudah diatur dari pusat misalnya ATK dan perjalanan dinas serta kegiatan yang dianggap tidak memberikan kontribusi ekonomi” terang Plt Sekda Polman Hamdani Hamdi saat dikonfirmasi Jum’at 28 Februari.

Lanjutnya, poin yang telah disepakati secara mandiri setiap OPD akan melakukan efesiensi lalu Sabtu 01 Maret, OPD menyajikan kegiatan yang telah diefesiensi.

Ia juga mengatakan, tidak semua bidang dilakukan efesiensi karena efesiensi ini berdasarkan kebutuhan saja. Untuk penanganan sampah justru akan ditambah anggaran penangana ln untuk infrastruktur dan isu strategis penanganan bencana.

“Untuk penanganan bencana mengingat cuaca ekstrim harus disiapkan anggaran untuk menangani dampak sosial ketika terjadi bencana,” ujar Plt Sekda Polman Hamdani Hamdi.

Kemudian program unggulan Bupati dan Wakil Bupati untuk program 100 hari yang juga salah satunya memprogramkan penanganan sampah yang ditarget selesai dalam kurung waktu seratus hari.

Hasil recofusing dan efesiensi yang dilakukan rencananya akan dipaparkan pada hari Senin 03 Maret kepada Bupati Polman H. Samsul Mahmud dan akan menunggu arahan bupati setelah memaparkan.(bdt)

Screenshot 20260806 094949 Chrome
Daerah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berhasil memperjuangkan tambahan 2.304 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penambahan kuota tersebut dinilai tidak hanya memperluas cakupan jaminan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi menghemat belanja APBD Polman lebih dari Rp1 miliar.

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.