Daerah

Bagikan Bantuan Beras Untuk Ojol, Pemrpov Sulbar Gandeng Pemkab Polman

Pojoknews
×

Bagikan Bantuan Beras Untuk Ojol, Pemrpov Sulbar Gandeng Pemkab Polman

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250907 083255 Canva
Sekda Polman Nursaid Serahkan bantuan beras kepada perwakilan Ojol.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Gandeng Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berikan bantuan beras bagi 200 pengemudi Ojek Online (Ojol) yang ada di Kabupaten Polewali Mandar. Sabtu 06 September.

Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Asisten I Pemprov Sulbar Jaung, Kepala Dinsos Polman Abdul Wahab, Sekda Polman Nursaid, Asisten II Arifin Yambas, dan Staf ahli Gubernur Hervol.

Dalam sambutannya, Jaung menyampaikan, Ini adalah kewajiban pemerintah kepada mastarakat, Ojol ini adalah bagian penting yang membantu masyarakat yang memang hidup pas- pasan.

“Ini adalah bagian antisipasi dilingkungan kita, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban teman-teman ojol dan wujud perhatian pemerintah,” tandas Jaung.

Ditempat yang sama, Kepala Dinsos Sulbar Abdul Wahab menyampaikan, ada tiga Kabupaten yang disasar dengan kuota 1000 karung beras kemasan 10 kilogram bagi Ojol yang ada di Sulbar.

“Di Majene sudah dibagikan kemarin 227 karung, di Polman yang sedang berlangsung 200 karung dan ini masih bisa bertambah tergantung data yang masuk,” jelas Abdul Wahab.

Lanjutnya, ini adalah kebijakan pusat yang anggarannya bersumber dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang memang dikeluarkan jika ada kondisi darurat dan kegiatan ini adalah bentuk empati kepada teman-teman Ojol menyikapi situasi nasional.

Wahab mengatakan, yang dapat di Sulbar bukan hanya ojek online tapi yang tidak menggunakan aplikasi juga didata dengan adanya pernyataan Pemda.

Penyerahan bantuan ini berlangsung di lobi kantor Bupati Polman, Ketua Ojol Polman Firman menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu Ojol yang ada di Polman.

“Bantuan ini sangat membantu kami teman-teman Ojol, muda-mudahan ojek lain yang diluar aplikasi dapat diakomodir juga.” jelas Firman. (bdt)

Screenshot 20260611 180826 Chrome
Daerah

Rencana aktivitas pertambangan komoditas galena di Kabupaten Polewali Mandar menuai sorotan. Aktivis lingkungan hidup Muhammad Yusri memperingatkan bahwa eksploitasi tambang di kawasan hulu berpotensi memicu bencana ekologis serta mengancam sektor pertanian dan pariwisata yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat. Kamis 11 Juni 2026.

Screenshot 20260508 211930 Gallery
Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, mengakui dirinya saat ini merangkap sejumlah jabatan strategis, Pernyataan itu disampaikan Jumat, 8 Mei 2026, menyusul sorotan dari LSM Amperak terkait dugaan pelanggaran aturan dalam rangkap jabatan tersebut.