Hukum

Kodim 1402/Polman Tegaskan Senjata Yang Digunakan Untuk Menembak Bukan Milik TNI

×

Kodim 1402/Polman Tegaskan Senjata Yang Digunakan Untuk Menembak Bukan Milik TNI

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20251103 174652 Gallery
Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko pimpin press rilis motif kasus pembunuhan di Campalagian Polman yang terjadi tanggal 20 september lalu.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Kasus penembakan yang menewaskan pria bernama Husain (35) menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa, (4/11/2025).

Berdasarkan keterangan resmi Kepolisian saat konferensi pers, Senin (3/11/2025), pecatan anggota TNI bernama Indra Didi Yuda (35) ditetapkan sebagai tersangka usai memasok senjata api dan amunisi ilegal untuk pelaku penembakan yang dijual senilai 4,5 juta rupiah.

Screenshot 20260320 193040 Canva

Menanggapi hal tersebut, Dandim 1402/Polman, Letkol Inf Anta Sihotang, S.Sos., M.Han. menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak ada keterlibatan dengan institusi TNI karena pelaku merupakan pecatan TNI dan telah berstatus menjadi warga sipil.

Dandim menegaskan pula bahwa senjata api jenis revolver serta amunisi yang disita oleh Kepolisian, bukan merupakan jenis senjata organik milik TNI dan tidak pernah terdaftar di seluruh satuan TNI khususnya di wilayah Kab. Polman.

Beliau menghimbau agar media menyajikan pemberitaan secara konfirmatif dan berimbang, sehingga publik mendapatkan informasi yang akurat dan tidak timbul persepsi yang liar. “Kami menghormati dan menghargai proses hukum yang berjalan serta mendukung penuh langkah Kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini, sehingga situasi yang kondusif di Polman tetap terjaga” pungkasnya. (Zik)

IMG 20260317 WA0017
Hukum

Kapolres Polewali Mandar (Polman) AKBP Anjar Purwoko, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan komitmen kuat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba sekaligus membersihkan internal kepolisian dari praktik-praktik menyimpang.

IMG 20260223 WA0020
Hukum

Aliansi Pemuda Pelajar Mahasiswa (APPM) Polewali Mandar Kota Parepare mendesak Polda Sulawesi Barat dan Polres Polewali Mandar segera mengambil langkah tegas dan terukur menyusul maraknya aksi yang diduga dilakukan geng motor bersenjata tajam di wilayah Wonomulyo, Matakali, dan sekitarnya.