HukumPendidikan

Plafon Ruang Guru SDN 065 Bala Ambruk, Kualitas Plafon Dipertanyakan

×

Plafon Ruang Guru SDN 065 Bala Ambruk, Kualitas Plafon Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20251111 081355 Facebook
Material plafon di SDN 065 Bala yang rubuh menimpa ruang guru.

POLMAN, POJOKRAKYAT – Plafon ruang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 065 Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ambruk pada Selasa, 11 November 2025. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas pembangunan dan pengawasan dari pihak pelaksana maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Polman.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dikbud Polman, Gunawan, membenarkan ambruknya plafon tersebut. Ia mengakui, bangunan itu merupakan proyek yang masih dalam masa pemeliharaan, meski secara administrasi telah melewati batas waktu satu tahun.

“Memang masa pemeliharaan sudah lewat, tetapi kami tetap akan menegosiasikan dengan pihak pelaksana karena ini masih tanggung jawab mereka,” ujar Gunawan.

Gunawan menjelaskan, plafon yang ambruk berada di ruang guru. Menurutnya, kejadian itu disebabkan pondasi bangunan di sebelah ruangan tersebut bergeser akibat curah hujan tinggi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran terhadap mutu bangunan sekolah yang baru beberapa tahun selesai dibangun. Ambruknya plafon menjadi bukti lemahnya pengawasan dan kualitas material bangunan.

Hingga kini, pihak sekolah bersama Dikbud Polman masih menunggu tindak lanjut dari kontraktor untuk melakukan perbaikan.(bdt)

IMG 20260725 WA0007
Pendidikan

Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.

IMG 20260724 WA0003
Pendidikan

Sebanyak tujuh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipercaya menduduki jabatan definitif sebagai kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selain itu, puluhan guru PPPK lainnya juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah.

Screenshot 20260723 201934 Gallery
Pendidikan

POLMAN, POJOKRAKYAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Anggarkan Rp. 250 jutaan untuk pendataan sekolah rusak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah pertama (SMP) yang tersebar disejumlah Kecamatan di Polman. Rabu 23 Juli 2026.

Data dan informasi yang dihimpun, pendataan tingkat kerusakan sekolah ini tersebar dibeberapa Kecamatan dengan nilai anggaran yang berbeda-beda.

1. Wilayah Kecamatan Limboro, Alu dan Tutar Rp. 50 Juta.
2. Wilayah Kecamatan Binuang, Polewali, Anreapi dan Matakali Rp. 41 juta.
2. Wilayah Wonomulyo, Tapango dan Matangnga Rp. 31 Juta.
3. Wilayah Campalagian, Balanipa dan Tinambung Rp. 43 juta.
4. Mapilli, Luyo dan Bulo Rp. 33 Juta.
5. Pendataan Sekolah rusak SMP Rp. 52 juta

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Sarpras) Gunawan menjelaskan bahwa pendataan sekolah rusak untuk menindaklanjuti hasil temuan dari BPK, karena data tingkat kerusakan yang terinput di Dapodik yang dilakukan oleh sekolah dianggap belum valid oleh BPK sehingga kita Menindaklanjuti temuan BPK tersebut dengan melakukan pendataan dan verifikasi kembali di semua SD dan SMP di Kab. Polman.

“kita melibatkan 20 orang tenaga ahli yang memiliki latar pendidikan teknik yang mengerti tentang analisis kerusakan bangunan,” jelas Kepala Bidang Sarpras Gunawan.

Inti dari kegiatan tersebut adalah Menindaklanjuti rekomendasi BPK seandainya tidak ada temuan atau rekomendasi BPK Kami tidak akan melakukan proses itu karena memang sudah dilakukan oleh sekolah, namun datanya dianggap belum valid oleh BPK sehingga kami melakukan proses pendataan kembali yang dilakukan oleh tim teknis yang punya latar belakang pendidikan teknis. Tegasnya.

Sementara untuk besaran anggaran tiap Kecamatan berbeda, Gunawan menjelaskan, “kalau saya tidak salah, dihitung secara proporsional berdasarkan jumlah sekolah yang diverifikasi kembali dan dihitung analisis tingkat kerusakannya.” tuturnya

Ia menambahkan, jika dilihat dari total anggaran bisa digunakan untuk rehabilitasi ruangan satu kelas, tetapi Rp. 250 juta ini dibagi 420 sekolah nilai anggaran untuk satu sekolah hanya Rp. 500 ribuan saja.

“Setiap sekolah memiliki 12 ruang kelas yang dilakukan pendataan dan perhitungan, sebenarnya anggaran ini sangat kecil.” ujarnya.

Ia menargetkan pendataan ini rampung pada bulan Agustus yang akan datang.(arf)

IMG 20260712 WA00071
Berita

Sebuah sepeda motor milik pengunjung dilaporkan hilang akibat aksi pencurian di lingkungan RSUD Hajjah Andi Depu, Polewali Mandar, pada siang hari. Pihak rumah sakit memastikan telah berkoordinasi dengan kepolisian dan menegaskan tidak akan lepas tangan dalam mengawal penanganan kasus tersebut.