POLMAN, POJOKRAKYAT – Plafon ruang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 065 Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ambruk pada Selasa, 11 November 2025. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas pembangunan dan pengawasan dari pihak pelaksana maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Polman.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dikbud Polman, Gunawan, membenarkan ambruknya plafon tersebut. Ia mengakui, bangunan itu merupakan proyek yang masih dalam masa pemeliharaan, meski secara administrasi telah melewati batas waktu satu tahun.
“Memang masa pemeliharaan sudah lewat, tetapi kami tetap akan menegosiasikan dengan pihak pelaksana karena ini masih tanggung jawab mereka,” ujar Gunawan.
Gunawan menjelaskan, plafon yang ambruk berada di ruang guru. Menurutnya, kejadian itu disebabkan pondasi bangunan di sebelah ruangan tersebut bergeser akibat curah hujan tinggi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran terhadap mutu bangunan sekolah yang baru beberapa tahun selesai dibangun. Ambruknya plafon menjadi bukti lemahnya pengawasan dan kualitas material bangunan.
Hingga kini, pihak sekolah bersama Dikbud Polman masih menunggu tindak lanjut dari kontraktor untuk melakukan perbaikan.(bdt)














