AdvertorialBeritaDaerah

Sajikan Ruang Baca Santai, Perpustakaan Sulbar Bikin Pengunjung Makin Nyaman di Bulan Ramadan

admin
×

Sajikan Ruang Baca Santai, Perpustakaan Sulbar Bikin Pengunjung Makin Nyaman di Bulan Ramadan

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1772028372409

POJOK RAKYAT.ID —- Suasana berbeda kini terasa di gedung layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Mengusung konsep ruang baca yang lebih santai dan humanis, perpustakaan menghadirkan fasilitas lesehan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemustaka, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Memasuki Ramadhan, atmosfer perpustakaan semakin hangat dan religius. Area lesehan yang dilengkapi karpet, bantal duduk, serta tata pencahayaan yang nyaman memungkinkan pengunjung membaca, berdiskusi, maupun mengerjakan tugas dengan suasana yang lebih rileks namun tetap kondusif. Banyak pengunjung memanfaatkan waktu menunggu berbuka puasa (ngabuburit) dengan membaca Al-Qur’an, literatur keislaman, maupun buku-buku pengembangan diri.

Inovasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus menghadirkan ruang literasi yang ramah dan inklusif selama Ramadhan. Perpustakaan juga menampilkan sudut khusus koleksi tematik Ramadhan, mulai dari buku sejarah Islam, kisah para nabi, fiqih puasa, hingga inspirasi amalan di bulan suci.

Upaya ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, melalui penguatan literasi serta pelayanan publik yang inovatif dan inklusif.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula, mengatakan bahwa konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang literasi yang tidak kaku, termasuk dalam suasana Ramadan.
“Ramadhan adalah momentum meningkatkan ibadah dan ilmu pengetahuan. Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan untuk memperdalam wawasan, bukan hanya tempat meminjam buku. Dengan fasilitas lesehan, pengunjung bisa merasakan suasana yang lebih santai namun tetap produktif, bahkan sambil menunggu waktu berbuka,” ujarnya, Rabu 25 Februari 2026.

Melalui Bidang Layanan dan Pengembangan Bahan Pustaka, peningkatan kualitas pelayanan terus dilakukan, mulai dari optimalisasi ruang baca, layanan sirkulasi, hingga penyesuaian jam layanan selama Ramadan agar tetap memberikan akses maksimal kepada masyarakat. Petugas juga menghadirkan pelayanan yang lebih ramah dan humanis guna menciptakan suasana yang nyaman dan penuh kekeluargaan.

Perpustakaan juga menyediakan koleksi muatan lokal Sulawesi Barat yang memuat literatur tentang sejarah, budaya, adat istiadat, tokoh daerah, hingga potensi kearifan lokal.

Kehadiran koleksi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian informasi dan identitas daerah agar dapat diakses oleh generasi sekarang maupun mendatang, sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya yang sejalan dengan semangat ramadan.

Dengan berbagai inovasi yang dihadirkan, perpustakaan diharapkan semakin menjadi pusat literasi, edukasi, serta pelestarian arsip dan budaya di Provinsi Sulawesi Barat. Di bulan suci Ramadhan, perpustakaan bukan hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang menenangkan diri, memperkaya ilmu, dan mempererat kebersamaan dalam nuansa ibadah dan keberkahan. (Rls/*)

IMG 20260619 WA0024
Advertorial

Ketua DPRD Polewali Mandar (Polman) menggelar kegiatan reses di Desa Katumbangan Lemo dan Desa Baru untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan pembangunan, mulai dari perbaikan jalan, jaringan irigasi, hingga penyediaan sarana air bersih.

IMG 20260618 WA0004
Berita

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Polewali Mandar(Polman) menyerahkan Surat Keterangan Keberadaan( SKK )kepada Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat(IJS) Kabupaten Polman. Penyerahan dilaksanakan di Sekretariat IJS Polman,jalan durian, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali pada hari Kamis, 18 Juni 2026.

Screenshot 20260611 180826 Chrome
Daerah

Rencana aktivitas pertambangan komoditas galena di Kabupaten Polewali Mandar menuai sorotan. Aktivis lingkungan hidup Muhammad Yusri memperingatkan bahwa eksploitasi tambang di kawasan hulu berpotensi memicu bencana ekologis serta mengancam sektor pertanian dan pariwisata yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat. Kamis 11 Juni 2026.