Berita

Warga Pekkabata Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG, Pengelola Bantah Jadi Sumber Bau

Pojoknews
×

Warga Pekkabata Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG, Pengelola Bantah Jadi Sumber Bau

Sebarkan artikel ini
IMG 20260525 WA0014

POLMAN, POJOKRAKYAT — Seorang warga Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), mengeluhkan bau busuk yang diduga berasal dari limbah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di samping Hotel Al Iklash Pekkabata. Senin 25 Mei 2026.

Warga tersebut, Syahrir Hamdani, mengaku telah beberapakali mendatangi pengelola dapur untuk menyampaikan keluhan terkait air limbah yang mengalir melalui saluran depan rumahnya dan menimbulkan bau menyengat.

“Saya selalu meminta agar ada perhatian dan penanganan supaya tidak berbau busuk. Karena tidak ada perbaikan, dua hari lalu saya mengadukan persoalan ini ke Kantor Lingkungan Hidup Polman,” ujar Syahrir.

Menurut Syahrir, saat mendatangi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polman, ia memperoleh informasi bahwa sejumlah titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola yayasan berafiliasi dengan Rahmat Ichwan Bahtiar diduga belum memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Ia mempertanyakan alasan operasional dapur tersebut tetap diizinkan berjalan meski diduga belum memiliki IPAL yang memenuhi standar.

“Kenapa tidak dilakukan penutupan sementara seperti beberapa titik SPPG lainnya yang sempat ditutup karena belum memiliki IPAL,” katanya.

Syahrir juga menyebut pihak DLHK telah turun langsung melakukan pengecekan di lokasi. Dari hasil pengecekan itu, kata dia, DLHK menyampaikan bahwa sumber bau diduga berasal dari titik SPPG yang belum memiliki IPAL standar.

Sementara itu, Pengelola Dapur Pekkabata, Ririn Agita Ariyani, membantah bahwa limbah dapur MBG miliknya menjadi penyebab bau busuk di lingkungan tersebut.

Menurutnya, sejak awal pihaknya telah melengkapi fasilitas IPAL sesuai persyaratan yang ditetapkan.

“Hanya satu warga yang mengeluh. Warga lainnya tidak ada yang mengeluh, dan bisa jadi bau tersebut bukan berasal dari limbah dapur, melainkan dari got di sekitar permukiman,” ujar Hj. Ririn.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak DLHK belum mengeluarkan hasil uji laboratorium terkait limbah tersebut.

“Terkait IPAL, kami mengikuti standar dan arahan dari DLHK. Air hasil pengolahan limbah juga sudah dicek dan tidak menimbulkan bau,” tutupnya.(bdt)

Screenshot 20260525 192532 Gallery 1
Berita

Dinas Perkebunan, Pertanian, Peternakan, dan Hortikultura (Disbuntarnak) menyalurkan bantuan ternak kambing kepada 168 warga penerima manfaat. Namun, untuk mencegah bantuan tersebut disalahgunakan, para penerima diwajibkan menandatangani surat perjanjian agar tidak menjual kambing yang diterima.

IMG 20260515 WA0005
Berita

Pasca kebakaran yang melanda empat rumah warga di Lingkungan Salurebong, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, sejumlah personel TNI turun langsung membantu warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran, Jumat (15/5/2026).

Screenshot 20260513 082441 Gallery
Berita

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggelar rapat tertutup terkait hasil penggerebekan rokok ilegal dari berbagai merek yang berhasil diamankan dalam operasi gabungan bersama satpol PP provinsi Sulawesi barat, satpol PP polewali mandar, dan badan pendapatan daerah (bapenda), Rapat tersebut berlangsung di salah satu ruang pertemuan bapenda dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, Selasa (12/5/2026).