Berita

Sentuhan Humanis Provost Kodim 1402/Polman, Bantu Seberangkan Siswa di Depan Sekolah

Pojoknews
×

Sentuhan Humanis Provost Kodim 1402/Polman, Bantu Seberangkan Siswa di Depan Sekolah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260422 WA0003 scaled

POLMAN,POJOKRAKYAT – Aktivitas pagi di sekitar Markas Kodim 1402/Polman tampak berbeda. Seorang anggota provost dengan sigap membantu sejumlah pelajar menyeberang jalan di depan SD Negeri 039 Manding, Rabu (22/4/2026).

Dengan penuh perhatian, anggota provost tersebut memastikan para siswa dapat menyeberang dengan aman di tengah arus lalu lintas yang mulai ramai. Kehadiran aparat TNI ini pun memberi rasa aman bagi anak-anak maupun orang tua yang mengantar.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1402/Polman, Mayor Cba Even Jhon Siregar, mengatakan bahwa peran provost tidak hanya terbatas pada penegakan disiplin internal dan pengamanan lingkungan satuan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

“Selain melaksanakan tugas pokok di lingkungan satuan, personel provost juga turut membantu kelancaran lalu lintas dan memberikan rasa aman, terutama bagi anak-anak sekolah di sekitar Makodim,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat langsung, termasuk dalam hal-hal sederhana namun berdampak besar seperti keselamatan pelajar.

Mayor Even Jhon Siregar yang baru menjabat sebagai Kasdim 1402/Polman sekitar satu pekan terakhir itu juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendekatan humanis TNI kepada masyarakat.

“Kami ingin keberadaan Kodim benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kepedulian sosial,” katanya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar, yang menilai langkah kecil tersebut sangat membantu dalam menjaga keselamatan anak-anak saat berangkat ke sekolah. (Zik)

Screenshot 20260414 132509 Chrome
Berita

Kasus gigitan anjing di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menjadi perhatian serius pemerintah. Dinas Perkebunan, Pertanian, dan Peternakan (Disbuntarnak) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) turun langsung ke lapangan untuk memantau lokasi yang diduga menjadi sumber penyebaran. Selasa 14 April 2026.