Pendidikan

Andi Nursami Masdar Dorong Bahasa Mandar Jadi Bahasa Sehari-hari

×

Andi Nursami Masdar Dorong Bahasa Mandar Jadi Bahasa Sehari-hari

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250808 162644 Gallery
Wabup Polman Hj. Andi Nursami Masdar dan para peserta lomba festival bahasa ibu di ruang pola kantor Bupati Polman. Kamis 07 Agustus 2025.

POLMAN,POJOK RAKYAT — Jaring bakat minat siswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan gelar Festival bahasa ibu 2025 tingkat SMP dan SMP yang diselenggarakan di ruang pola kantor Bupati. Senin 07 Agustus.

Kegiatan ini diawali pembacaan laporan panitia dalam bahasa mandar yang dibacakan oleh oleh Nurwahida Ali dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Polman Hj. Andi Nursami Masdar, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polman, Kepala Dinas Perpusda Andi Mahadiana Jabbar, dan Kepala Dispop Polman Andi Hizbullah Matsar.

Ada empat cabang lomba yang dilombakan dalam festival bahasa ibu mendongeng, cerpen, pidato, dan komedi tunggal.

Wakil Bupati Polman Andi Nursami Masdar mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan bahasa ibu khususnya bahasa mandar menjadi bahasa keseharian. Menurutnya Festival bahas Ibu Ini bukan hanya festifal semata tetapi bagian dari perjuangan melawan kepunahan bahasa ibu kita.

“Saya menghimbau kepada guru dan Kepala Sekolah agar memberikan ruang penggunaan bahasa mandar dimulai dalam hal-hal sederhana,” tandas Wabup Polman Hj. Andi Nursami Masdar.

Pemerintah daerah akan terus mendukung pelestarian bahasa Mandar, keterlibatan generasi muda dalam lomba dan kegiatan berbasis bahasa daerah menjadi upaya strategis dalam menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap bahasa mandar sejak dini.

Saat ini kita menghadapi tantangan besar: semakin banyak anak-anak kita yang tidak lagi fasih, bahkan tidak mengenal bahasa mandar. ini adalah alarm bagi kita semua orang tua, guru, dan pemerintah untuk segera bertindak. saya ingin menekankan dan mengimbau secara khusus kepada para guru dan kepala sekolah, agar memberi ruang dan dukungan bagi penguatan penggunaan bahasa mandar di lingkungan sekolah.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polman Andi Rajab Patajangi menyampaikan, bahas ibu akan dijadikan muatan lokal di sekolah. Misalnya ada satu hari khusus untuk bahasa daerah akan tetapi harus dilakukan FGD dulu untuk membahas bahasa apa yang akan digunakan sekaligus membahas kurikulumnya.

“Untuk fwstival bahasa Ibu ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang berjenjang sampai ke tingkat pusat dan baru-baru ini siswa kita mewakili Sulbar ke tingkat Nasional,” jelas Andi Rajab Patajangi.(bdt)

Screenshot 20251111 081355 Facebook
Hukum

Plafon ruang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 065 Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ambruk pada Selasa, 11 November 2025. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas pembangunan dan pengawasan dari pihak pelaksana maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Polman.